Upaya mendongkrak kualitas pembelajaran terus dipacu melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) berbasis Dana BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026 yang dihelat di SMAN 2 Komodo. Diberdayakan langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), agenda kali ini menitikberatkan pada penguasaan kecakapan fondasional siswa lewat pembedahan materi “Penguatan Literasi dan Numerasi”.

​Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah VI NTT. Dalam pesan pembukanya, beliau menggarisbawahi bahwa efektivitas penggunaan Dana BOS Kinerja harus bermuara pada peningkatan kompetensi siswa di kelas, terutama dalam aspek penalaran dan pemecahan masalah.

​”Dana BOS Kinerja 2026 ini merupakan stimulus penting. Sekolah harus mengarahkannya pada intervensi nyata, di mana hasil Rapor Pendidikan dijadikan cermin untuk mengevaluasi sekaligus merancang strategi belajar yang akurat,” tegas Kepala Dinas.

​Memasuki sesi inti, Pak Kusnadin, S.Pd hadir sebagai Fasilitator Daerah (Fasda) sekaligus narasumber utama. Beliau mengajak para peserta menguliti pelbagai persepsi keliru yang kerap mengelilingi konsep literasi dan numerasi.

​”Literasi bukan sebatas membunyikan tulisan di buku teks, dan numerasi tidak sama dengan menghafal rumus matematika. Keduanya adalah kecakapan bernalar logis, memproses informasi, dan menyelesaikan persoalan dalam realitas sehari-hari,” papar Pak Kusnadin meluruskan mitos yang berkembang.

​Tak berhenti di situ, Pak Kusnadin juga membimbing para pendidik membedah struktur soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta menguraikan indikator-indikator krusial dalam Rapor Pendidikan. Melalui simulasi tersebut, para peserta diajak mendeteksi akar penyebab dinamika nilai sekolah dan merumuskan langkah perbaikan yang terukur.

​

Antusiasme tampak dari deretan perwakilan guru SMA Muhammadiyah Boleng yang hadir dan terlibat aktif. Dalam ruang diskusi, para guru menyampaikan pengalaman lapangan sekaligus melontarkan pertanyaan reflektif mengenai formulasi pembelajaran interaktif yang relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.

​Keikutsertaan para pendidik SMA Muhammadiyah Boleng dalam bimtek ini memberi energi dan perspektif baru bagi sekolah. Bekal pemahaman seputar fakta literasi-numerasi, analisis TKA, hingga optimasi Rapor Pendidikan ini siap ditransformasikan menjadi aksi nyata demi menghadirkan pengalaman belajar yang makin berdampak.